Home » Agar Konsumsi Bahan Bakar Lebih Irit, Gunakan Teknik Eco Riding

Agar Konsumsi Bahan Bakar Lebih Irit, Gunakan Teknik Eco Riding

by Hasan Wajib

Di tahun 2005, untuk pertama kalinya motor dengan teknologi Injeksi hadir di Indonesia.

Transformasi teknologi sistem pengkabutan bahan bakar karburator ke injeksi, bertujuan untuk menekan konsumsi bahan bakar agar lebih irit namun mesin tetap bertenaga.

Selain itu, emisi gas buang pun jadi lebih ramah lingkungan.

Faktanya, teknologi injeksi memang mampu menekan konsumsi bahan bakar hingga lebih dari 17%.

Baca Juga: Mengenal Legenda di Balik Nama Sirkuit Internasional Mandalika

Namun demikian, teknologi tersebut akan kurang terasa manfaatnya jika tidak dibarengi dengan gaya berkendara yang tak agresif, atau lebih dikenal dengan teknik eco riding.

Ada beberapa cara mudah untuk menerapkan teknik eco riding agar konsumsi bahan bakar jadi lebih irit:

1.Hindari buka gas secara mendadak, cukup diurut saja secara perlahan dengan kecepatan simultan agar semburan bahan bakar yang keluar dari injector tak mengalir deras.

Jadi cukup buka gas sewajarnya saja. Sesuaikan putaran mesin dengan kondisi jalan. Jika jalan sedikit tersendat cukup gunakan putaran mesin rendah dan naikkan secara perlahan jika jalan mulai lancar.

Baca Juga: Wahana Honda Catat Kenaikan 23 Persen Tahun 2021

2. Usahakan menjaga kecepatan konstan baik di putaran mesin rendah maupun tinggi. Mempertahankan kecepatan konstan di putaran mesin rendah akan mengurangi penggunaan rem.
Karena pengereman setelah melakukan akselerasi membuat energy terbuang sia-sia. Jadi manfaatkan deselerasi putaran mesin dan lakukan pengereman secara perlahan.

3. Manfaatkan fitur Eco Indicator yang terpasang di panel meter sepeda motor. Fitur ini umumnya ada di motor-motor matik Honda seperti BeAT Street, BeAT Sporty, Scoopy dan skutik terbaru Honda Genio.

Lampu Eco Indicator akan menyala terang saat Anda berada pada gaya berkendara irit bahan bakar. Saat Anda melihat lampu indicator itu menyala terang, maka pertahankan kecepatan motor Anda.

Baca Juga: Sirkuit MotoGP Mandalika Resmi Bernama “Pertamina Grand Prix of Indonesia”

4. Duduk lah di posisi yang benar. Artinya tubuh tepat berada di center of gravity sepeda motor atau tidak duduk terlalu ke belakang atau terlalu ke depan.

5. Tidak memodifikasi motor secara berlebihan seperti mengganti ban melebih batas yang dianjurkan, menggunakan knalpot racing, menambah box motor dan mengganti roller CVT yang akan memengaruhi kerja mesin.

  • Dilansir dari Zonabikers

Berita Terkait

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.