Home » Cara Menyelamatkan Busi Terendam Air

Cara Menyelamatkan Busi Terendam Air

by Tommy JP
Cara Menyelamatkan busi

OTOBIKES – Busi motor memiliki potensi terendam air terutama pada musim hujan seperti saat ini. Salah satu komponen mesin yang cukup penting ini masih bisa diselamatkan dengan beberapa cara.

Sebagai pemantik api, tentunya busi diharamkan terkena air. Karena dengan bercampurnya air, akan membuat terjadinya hubungan pendek atau biasa disebut korsleting.

Apabila busi kemasukan air saat tengah berfungsi normal, maka akan terjadi hubungan pendek sehingga mesin akan langsung mati. Hal ini biasanya terjadi ketika pengguna sepeda motor menerjang genangan atau banjir.

Busi yang mengalami korsleting sejatinya masih bisa diselamatkan alias dihidupkan kembali. Berikut ini beberapa cara untuk menyelamatkan busi.

  • Melepas Busi

Hal yang harus Sobat lakukan saat busi korsleting adalah dengan melepas busi. Langkah ini dilakukan untuk melihat kondisi teraktual dari perangkat tersebut.

Setelah melepas busi, Sobat bisa melakukan analisa seberapa parah kondisi busi. Apabila kerusakannya tidak terlalu parah, maka pemantik api tersebut masih bisa diselamatkan.

  • Mengeringkan Busi

Setelah dilepas langkah selanjutnya yang harus dilakukan Sobat adalah mengeringkannya. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan kain bersih.

Pastikan busi benar-benar kering sebelum dipasang kembali agar tidak terulang kejadian serupa. Karena jika masih belum terlalu kering, dipastikan pengapian dalam mesin tidak akan sempurna.

Busi yang sudah rusak dan tidak bisa diperbaiki biasanya memiliki ciri-ciri berbeda pada elektrodanya. Kondisi busi pada umumnya berubah warna menjadi lebih gelap.

Baca juga : NGK MotoDX Jadi Busi Resmi PON XX 2021

Lalu ciri busi rusak juga bisa dilihat dari kondisi mesin yang tidak seperti biasanya. Beberapa mesin akan mengalami gejala brebet atau tersendat, mesin susah dihidupkan, dan idle terganggu.

Langkah-langkah di atas dilakukan sebagai antisipasi awal dalam keadaan darurat. Artinya setelah kendaraan bisa hidup kembali, Sobat harus menyambangi bengkel andalan untuk memeriksa kondisi mesin secara keseluruhan.

Dalam membersihkan busi, sebaiknya hindari menggunakan ampelas atau sikat kawat. Kedua benda tersebut dipercaya bisa merusak komponen busi, terutama bagian elektroda yang cukup penting.

Jika Sobat ingin membersihkan busi di rumah, sebaiknya menggunakan cairan brake cleaner (cairan pembersih non metal).

Adapun Sobat juga perlu memperhatikan masa pakai busi. Beberapa produsen menyatakan bahwa busi memiliki jarak tempuh pemakaian sejauh 15.000 hingga 20.000 kilometer.

Berita Terkait

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.