Home » Continental Gandeng Varta Bikin Baterai Motor Listrik

Continental Gandeng Varta Bikin Baterai Motor Listrik

by Tommy JP
Continental Battery

OTOBIKES – Pemasok otomotif Continental bekerjasama dengan produsen baterai Varta dalam mengembangkan baterai untuk sepeda motor listrik.

Perkembangan motor listrik di dunia yang terus menggeliat, menjadi potensi besar bagi banyak perusahaan. Mulai dari usaha rumahan hingga sekelas manufaktur berlomba-lomba menghadirkan produk yang mendukung perkembangan kendaraan listrik.

Mulai dari komponen terkecil hingga menciptakan motor dengan bentuk revolusioner turut dikembangkan. Potensi besar ini juga dilihat oleh Continental dan Varta untuk mengembangkan salah satu komponen motor listrik yakni baterai.

Baca juga : Valentino Rossi Semringah, Pensiun Balap lantas Jadi Ayah!

Kerjasama keduanya mengasilkan baterai yang mumpuni bagi sepeda motor listrik sekelas 125 cc. Komponen tersebut dibuat dengan ukuran yang kompak dan memiliki kapasitas 48 volt.

Dalam prosesnya, pengembangan baterai ini menggunakan model yang dapat ditukar atau bahasa kerennya swap. Dikutip dari motorradonline baterai buatan mereka cocok untuk motor listrik yang mampu mengahasilkan daya 10 kWh atau lebih.

Prototipe baterai ini akan masuk tahapan uji coba selama enam bulan. Proyek ini termasuk dari ide pertama hingga prototipe berfungsi penuh dan siap untuk dipasarkan.

Adapun baterai ini terdiri dari sel V54Drive yang diklaim bisa menghasilkan performa tinggi. Selain itu, baterai buatan kedua perusahaan ini memiliki basis lithium-ion dari Varta.

Berdasarkan basis tersebut di atas, baterainya diklaim bisa menghasilkan performa tinggi, pengisian cepat, ketahanan suhu tetap rendah hingga bentuknya yang simpel.

Disebutkan bahwa produk ini mampu membuat kendaraan menempuh jarak hingga 50 kilometer. Di samping itu, baterai juga mampu menghasilkan daya penggerak hingga 10 kW.

Produk garapan Continental dan Varta ini juga dapat dihubungkan dan dikontrol melalui sistem elektronik. Sehingga penggunaan baterai sendiri bisa diatur meliputi penambahan daya jelajah kendaraan.

Dengan mengandalkan dua baterai dalam satu kendaraan, dikatakan mampu membuat kendaraan dapat menempuh jarak hingga 100 kilometer. Lagipula berbekal dimensinya yang mungil, bobot satu baterai hanya mencapai 9 kilogram.

Bobot yang ringan akan membuat kendaraan akan bisa menempuh jarak lebih jauh. Selain itu kecepatan maksimal motor juga akan lebih maksimal dan juga pada akhirnya lebih efisien.

Berita Terkait

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.