Home » Gas Motor Naik Sendiri, Ini Penyebabnya

Gas Motor Naik Sendiri, Ini Penyebabnya

by Tommy JP
Gas Motor

OTOBIKES – Gas motor dikeluhkan beberapa penggunanya mengalami kejadian naik sendiri. Gejala ini disebabkan karena beberapa hal sehingga harus diwaspadai.

Gas yang naik turun sendiri bisa menyebabkan kecelakaan. Sobat Otobikes harus memperhatikan beberapa hal agar tidak mengalami kejadian tersebut.

Dikutip dari laman Suzuki Indonesia, setidaknya ada beberapa penyebab gas motor suka naik atau turun sendiri. Untuk mencegah terjadinya kecelakaan, baiknya Sobat mengetahui beberapa tips di bawah ini.

Masalah pada Kabel Gas

Komponen yang paling sering menjadi penyebab gas motor naik turun sendiri adalah kabel gas. Biasanya konsumen jarang mengganti karena cukup awet yakni bisa sampai 5 tahun lebih. 

Hanya saja masalah pada kabel bisa saja terjadi akibat pemakaian. Kabel yang seharusnya sudah diganti, biasanya berkarat atau karet penutupnya robek dan retak. 

Baca juga : Mengenal Fungsi Master Rem Motor

Setelan kabel gas ini juga harus benar sehingga tidak tertekuk yang membuat gerakan kawat dalam selongsong gas tidak lancar. Selain itu setelan yang terlalu rapat akan membuat tarikan terlalu kencang ketika grip sedikit saja digerakkan.

Kerusakan pada Choke

Setiap motor selalu dilengkapi dengan choke otomatis yang akan membantu menambah debit bensin ketika motor masih dingin. Choke otomatis ini akan bekerja pada saat Sobat Otobikes pertama kali menyalakan kendaraan. 

Choke otomatis juga bisa menjadi penyebab gas motor naik sendiri ketika mengalami kerusakan. Penyebab ini membuat suplai bensin ke ruang bakar jadi berlebihan ketika motor posisi idle atau tidak. 

Filter Udara Kotor

Filter udara bertugas untuk menyaring kotoran yang berada di udara sehingga pembakaran terjadi dengan sempurna. Kotoran yang menumpuk pada saringan udara ini akan membuat pasokan udara dalam ruang bakar berkurang. 

Akibatnya tenaga yang dihasilkan akan tidak stabil yang mengakibatkan gas motor menjadi naik turun sendiri. Meskipun Sobat sudah menarik gas tinggi namun pembakaran yang tidak sempurna akan membuat masalah ini tidak teratasi. 

Jarak Busi

Busi memiliki gap supaya besar kecilnya percikan api yang dihasilkan normal. Semua pabrikan motor selalu memiliki pengaturan standar pada jarak busi ini. 

Hanya saja pada motor modifikasi, biasanya jarak busi ini akan diperbesar sehingga percikan api yang dihasilkan besar. Harapannya agar pembakaran lebih efisien dan tenaga yang dihasilkan besar. 

Padahal gap busi yang tidak standar ini menjadi penyebab gas motor naik sendiri. Selain itu akan membuat busi lebih cepat kotor dan rusak karena api yang dihasilkan terlalu besar.

Setelan Klep

Klep akan memisahkan pintu ruang bakar dengan udara keluar. Apabila penyetelan klep ini terlalu rapat maka gas jadi lebih banyak masuk karena pembukaan terlalu lambat.

Sedangkan klep yang disetel renggang membuat pencampuran BBM dengan udara terlalu cepat. 

Penyetelan yang salah berujung pada gas naik turun pada motor membuat ketidaknyamanan saat berkendara. Jika hal ini menjadi penyebabnya, Anda harus segera ke bengkel agar setelan klep dikembalikan sesuai standar. 

Berita Terkait

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.