Home » Honda, Yamaha, KTM dan Piaggio Satu Suara Soal Standar Baterai Motor Listrik

Honda, Yamaha, KTM dan Piaggio Satu Suara Soal Standar Baterai Motor Listrik

by AdminOto

OTOBIKES – Honda, Yamaha, KTM AG dan Piaggio Group resmi menandatangi konsorsium baterai motor listrik yang digagas sejak Maret 2021 lalu. Melalui penandatanganan ini pula terungkap, keempat pabrikan satu suara dalam menetapkan standar baterai motor listrik untuk motor niremisi mereka nanti.

Diterangkan dalam rilis yang diterima Otobikes, ketetapan mengenai Swappable Batteries Motorcycle Consortium (SBMC) ini berujung kepada kesamaan spesifikasi baterai yang akan dihasilkan oleh keempat pabrikan.

“Bersama dengan para mitra, kami akan bekerja untuk menghadirkan sistem baterai yang dapat ditukar untuk kendaraan tegangan rendah (48V) hingga kapasitas 11kW, berdasarkan standar teknis internasional,” kata Stefan Pierer, CEO Pierer Mobility AG.

Lebih lanjut, Takuya Kinoshita, Senior Executive Officer, Chief General Manager of Land Mobility Business Operations, Yamaha Motor Co., Ltd menerangkan, kesamaan standar baterai motor listrik ini bisa membantu memaksimalkan pemanfaatan tenaga listrik bagi konsumen di seluruh dunia.

Baca juga: Pemerintah Dukung Perluasan SPKLU Fast Charging di Seluruh Indonesia

“Konsorsium Sepeda Motor Baterai Swappable (The Swappable Batteries Motorcycle Consortium) di Eropa akhirnya siap dijalankan. Saya harap langkah awal ini akan menjadi mercusuar yang menarik pihak-pihak untuk berpikiran sama ke misi kami dan mengarah pada transformatif perubahan untuk masa depan. Yamaha Motor yakin bahwa melalui inisiatif ini, kami dapat membantu menyatukan spesifikasi dan standar teknis yang berbeda dan berkontribusi untuk memaksimalkan manfaat tenaga listrik bagi konsumen di dunia,” kata Kinoshita.

Bukan tanpa kendala. Honda, Yamaha, KTM dan Piaggio menyadari bahwa perlu pengembangan lanjutan agar motor listrik benar-benar bisa diminati oleh khalayak luas. Sebagaimana dipaparkan pihak Honda. Tantangan mengenai perluasan jaringan, waktu pengisian sampai harga jual dari motor listrik itu sendiri juga harus dapat diatasi para produsen sepeda motor.

“Untuk tujuan itu, kita perlu menyelesaikan beberapa tantangan seperti memperluas jangkauan, mempersingkat waktu pengisian dan menurunkan biaya kendaraan dan infrastruktur untuk meningkatkan kenyamanan bagi pelanggan. “Tujuan akhir kami adalah untuk memastikan bahwa sepeda motor akan terus dipilih sebagai metode yang berguna untuk transportasi dalam mobilitas masa depan,” kata Nomura

Baca juga: Continental Gandeng Varta Bikin Baterai Motor Listrik.

Kenyataannya, misi itu juga menjadi kelanjutan dari rencana kerja dari keempat pabrikan. Seperti disampaikan pada rilis, terdapat empat target utama yang akan dijalankan Honda, Yamaha, KTM dan Piaggio. Mulai dari Melakukan pengembangan spesifikasi teknis baterai, penggunaan sistem baterai hasil konsorsium untuk umum, mempromosikan spesifikasi baterai hasil konsorsium sebagai standar Eropa hingga perluasan ke tingkat dunia.

“Sepeda motor akan terus memainkan peran kunci dalam konteks perkotaan. Baterai yang dapat diganti memberikan jawaban tepat untuk kecepatan waktu pengisian kendaraan di mana menjadi pilihan berharga bagi pengguna. Mobilitas perkotaan merupakan bagian dari DNA dan sejarah Piaggio. Tujuan kami adalah untuk membawa semua pengetahuan dan sikap teknologi kami untuk inovasi konsorsium ini,” tutup Michele Colaninno, Chief of strategy and product of Piaggio Group.

Berita Terkait

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.