Home » Kementerian ESDM Kenalkan Proyek Konversi Motor Listrik, Jembatan buat Ladang Bisnis UKM

Kementerian ESDM Kenalkan Proyek Konversi Motor Listrik, Jembatan buat Ladang Bisnis UKM

by AdminOto

OTOBIKES – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), resmi memperkenalkan proyek konversi motor listrik pertamanya. Bukan sebatas dukungan dari sisi pemerintah, ke depan hal ini diharapkan bisa menjadi jembatan buat ladang bisnis masyarakat di Tanah Air.

Pada peluncuran proyek konversi motor listriknya tersebut, Kementerian ESDM memperlihatkan 10 unit motor bermesin bensin yang sudah diubah menjadi bertenaga baterai. Penggarapannya sendiri dilakukan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan dan EBTKE (P3TKEBTKE/P3Tek).

Dalam keterangan situs resmi esdm.go.id, kesepuluh motor hasil konversi listrik ini hanyalah sebagian kecil dari target. “Pilot project ini menargetkan mengkonversi 100 unit sepeda motor yang tersebar di seluruh satuan kerja Kementerian ESDM wilayah Jabodetabek. Pelaksanaan program konversinya sendiri sudah berjalan sejak pertengahan Agustus 2021. Dan, akan dilakukan bertahap hingga akhir November 2021 mendatang,” tulis rilis resmi Kemeterian ESDM.

Kementerian ESDM menilai, berbagai manfaatkan akan dirasakan jika ke-100 motor tersebut rampung dikonversi. Paling utama sudah tentu penghematan bahan bakar minyak (BBM). Dikatakan, jika satu unit motor dapat menghemat 1 liter bensin. Kalau dihitung selama 1 tahun, maka jumlahnya mencapai 34 kL.

Sementara dengan penghitungan serupa (per satu unit motor), terdapat penurunan emisi CO2 sebesar 0,72 ton per hari per unit atau total setahun sebesar 24,4 ribu ton CO2 per tahun. Walau demikian, cara ini juga ikut meningkatkan penggunaan listrik sebanyak 2 kwh per hari atau 72 MWH setiap tahunnya.

Terlepas dari itu, Arifin berharap konversi motor listrik ini agar dapat berjalan cepat dan melibatkan UKM (usaha kecil menengah). Dengan upaya tersebut, Arifin menyakini alih teknologi dan pengetahuan dapat berjalan dengan baik dan masyarakat bisa secara mandiri melakukan modifikasi konversi motor BBM ke motor listrik.

“Kita harus meningkatkan program ini ke tingkat UKM-UKM di seluruh Indonesia. Inilah tantangan kita ke depan bagaimana kita bisa berbagi teknologi hingga ini bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak. saya juga berharap sesudah ini, akan ada tindak lanjut dari Badan Litbang Kementerian ESDM untuk membuat pendikian vokasi melalui pelatihan-pelatihan kepada UKM-UKM dan pendidikan vokasi kepada anak-anak sekolah kejuruan, pelajar STM-STM dibidang permesinan,” terangnya.

Berita Terkait

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.