Home » Memahami Fungsi dan Cara Kerja Traction Control System

Memahami Fungsi dan Cara Kerja Traction Control System

by Tommy JP
Sepeda Motor Yamaha

OTOBIKES – Fitur Traction Control System pada motor bukanlah hal yang baru. Namun fitur yang umumnya ditemukan pada motor gede (moge), kini hadir pada skutik berkapasitas 150 cc.

Fitur ini bisa konsumen temukan salah satunya pada all new Yamaha Nmax Connected ABS. Motor yang memiliki banyak penggemarnya di Tanah Air tersebut sudah dibekali oleh fitur traction control.

Adanya fitur tersebut di atas, membuat para penggunanya lebih maksimal dalam mengendalikan sepeda motor. Fitur ini juga menambah kebanggaan pemiliknya terhadap unit kendaraan kesayangannya.

“Fitur TCS (Traction Control System) banyak dijumpai pada motor bermesin besar. Fitur ini mampu menjaga traksi ban tetap optimal sehingga pengendara tidak perlu khawatir melintasi berbagai medan jalan,” ucap Antonious Widiantoro, Manager Public Relations Yamaha Indonesia, melalui siaran persnya.

Fitur TCS sendiri berfungsi mencegah ban belakang kehilangan traksi (selip), saat motor sedang berakselerasi di permukaan jalan licin. Adapun seperti jalan berpasir atau yang basah akibat guyuran hujan.

Baca juga : Mario Aji Bakal Debut di Moto3 Misano dan Portugal 2021

Cara kerjanya memanfaatkan perangkat speed sensor guna membaca kecepatan putaran roda depan maupun belakang. Ketika ada perbedaan kecepatan, maka informasi tersebut akan langsung dikirimkan ke ECU, lalu meresponnya dengan mengurangi putaran mesin.

Cara mengurangi putaran mesin ini sendiri dilakukan dengan dua cara. ECU memerintahkan mesin untuk memundurkan waktu pengapian (ignition delay). Bisa juga dengan mengurangi suplai bensin ke ruang pembakaran.

Pada mode default atau setelan pabrikan, fitur TCS pada All New NMAX 155 Connected ABS dalam kondisi menyala atau aktif. Fitur ini juga dapat dimatikan dengan cara menekan tombol switch control yang ada di kiri stang kemudi.

Mengingat TCS terletak di bagian roda depan dan belakang (dekat dengan kaliper rem). Maka pemilik motor harus rajin membersihkan area kaki-kaki motor dari debu dan kotoran yang menempel.

Selain itu, pemilik motor diharapkan berkendara secara hati-hati dan hindari benturan yang dapat merusak perangkat speed sensor.

Berita Terkait

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.