Home » Mengenal Idle Speed Control dan Cara Kerjanya

Mengenal Idle Speed Control dan Cara Kerjanya

by Tommy JP
Idle Speed Control

OTOBIKES – Idle Control Control (ISC) merupakan komponen yang sangat penting untuk mengatur putaran mesin pada posisi idle. Lalu bagaimana cara kerja dari komponen satu ini?.

Pada jaman dahulu, alat yang digunakan untuk mengatur putaran mesin agar tetap ideal adalah sekrup penyetel khusus. Komponen tersebut dinamakan idle speed adjusting screw (ISAS) atau idle mixture adjusting screw (IMAS).

Namun setelah kendaraan menggunakan sistem pembakaran injeksi atau EFI (Electronic Fuel Injection), sistem yang digunakan adalah ISC. Komponen ini bekerja secara elektronik dengan tujuan menentukan RPM saat idle atau biasa disebut langsam.

Secara umum ISC merupakan rangkaian elektronik yang fungsi utamanya, mengatur jumlah udara yang akan melalui idle port pada saat katup gas posisinya tertutup. 

Hal ini berbanding terbalik dengan komponen seperti IMAS dan ISAS terdahulu, di mana pengemudi harus mengatur putaran idle di mesin secara manual. ISC sendiri ternyata tidak hanya berfungsi untuk mengatur banyaknya udara yang melalui idle port. 

Fungsi ISC

Menjaga Jumlah Udara

Komponen ini akan bertanggung jawab mengatur jumlah udara yang akan masuk ke intake manifold saat gas tidak dibuka. Begitu pula pada saat katup throttle menutup. 

Mengatur Kecepatan Mesin

Pada saat posisi idle kecepatan mesin harus diatur agar tidak kebesaran atau kekecilan.

Menjaga Kecepatan RPM

Idle speed control juga berfungsi untuk menyesuaikan kecepatan RPM mesin saat langsam di berbagai kondisi dengan otomatis. 

Mengatur Idle Up Mesin

ISC juga akan bekerja untuk mengatur idle up mesin yang berhubungan langsung pada kestabilan kendaraan. Karena jika terjadi kesalahan pada pengaturan idle up akan membuat mesin bergetar lebih kencang dan menambahkan beban. 

Apa Saja Komponen Idle Speed Control

ISC sendiri merupakan komponen yang ukurannya cukup kecil namun ada begitu banyak sensor tertanam di dalamnya. Ada beberapa komponen pembentuk ISC yang bisa diperhatikan seperti dikutip dari laman Suzuki Indonesia. 

MAF Sensor

Sensor yang pertama ini akan bekerja untuk mengirim data massa udara menyesuaikan aliran yang sedang terjadi. 

CKP Sensor

Komponen ini bekerja untuk mengukur kecepatan RPM mesin. Nantinya informasi ini akan berfungsi untuk feedback dari kinerja sistem ISC.

TPS Sensor

Sebuah sensor yang mengenali posisi dari katup gas sehingga dapat menentukan sudut pembukaan katup. 

Baca juga : Yamaha MT-25 Tampil Lebih Segar

Barometric Pressure Sensor 

Sensor yang satu ini akan mengenali berapa tekanan udara pada suhu di sekitar kendaraan.

ECT Sensor

Salah satu komponen yang kerjanya adalah mendeteksi suhu air dari mesin pendingin sehingga ISC mengetahui berapa tingkat derajatnya.

ISC Valve

Sebuah aktuator yang akan bekerja membuka serta menutup saluran idle sesuai dengan perhitungan dari ECU. Semua komponen sensor yang membangun ISC ini sangatlah penting, jika salah satu sensor saja rusak maka putaran mesin tidak dapat dikendalikan dengan tepat. 

Mengenal Cara Kerja Idle Speed Control 

Berdasarkan cara kerjanya, ISC diatur oleh Engine Control Unit (ECU) dari rangkaian perhitungan sistematis dari semua sensor yang saling berhubungan. Pembukaan katup ISC sendiri dapat diprediksi karena telah ada perhitungannya dari ECU. 

Cara kerja idle speed control dimulai saat mesin dihidupkan dan TPS sensor akan mengirim sinyal bahwa katup posisinya tertutup. Sinyal tersebut berupa tegangan dengan besaran 0 sampai 5 volt. 

Ketika posisi katup tersebut tertutup maka sinyal yang disampaikan hampir 4,9 volt dan jika katup terbuka maka nilai tegangannya menurun. ECU yang mengenali sinyal tersebut akan menyimpulkan katup tertutup. ECU pun akan mengirimkan tegangan ke ISC valve.  

Hanya saja ECU membutuhkan data dari MAP sensor yang menunjukkan beban dari mesin. ECT pun juga akan mengirim tegangan sinyal mengenai suhu mesin. Terakhir adalah refrigerant pressure sensor yang mengukur tekanan freon. 

Semua sensor tersebut akan mengirimkan tegangan pada ECU dan data tersebut diolah. Komponen transistor dan IC dalam ECU akan mengolah data tersebut dan dikalkulasi sehingga mengeluarkan output tegangan dengan nilai tertentu. 

Tegangan tersebut nantinya yang akan mengatur ISC supaya volume udara akan pas dan putaran mesin sesuai. 

Berita Terkait

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.