Home » Motor Tak Lulus Uji Emisi Bisa Kena Tilang Ratusan Ribu Rupiah

Motor Tak Lulus Uji Emisi Bisa Kena Tilang Ratusan Ribu Rupiah

by Dino
Uji Emisi

OTOBIKES – Mulai 12 November 2021, Pemerintah DKI Jakarta akan mulai melakukan penilangan terhadap kendaraan yang tidak lulus uji emisi. Denda ratusan ribu rupiah akan dibebankan bila ternyata kendaraan yang digunakan tidak lulus uji emisi.

Khusus untuk kendaraan roda dua, denda sebesar Rp250 ribu sudah sudah menanti. Penerapan ini sesuai dengan Pasal 285 dan Pasal 286 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 terkait Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Berdasarkan peraturan Gubernur DKI Jakarta, syarat lulus uji emisi dibagi menjadi beberapa jenis yang memiliki standar masing-masing. Untuk sepeda motor dengan tahun produksi di bawah tahun 2010 dibedakan dalam jenis 2 tak dan 4 tak.

Motor 2 tak tidak boleh memiliki kadar HC lebih dari 12.000 ppm, sedangkan motor 4 tak wajib memiliki kadar HC 2400 ppm. Untuk motor dengan tahun produksi di atas 2010, 2 tak maupun 4 tak, wajib memiliki CO maksimal 4.5% dan HC 2000 ppm.

Baca juga : Tips Lulus Ujian Praktik SIM Motor

Sebagai informasi, uji emisi adalah sebuah tes terhadap sebuah kendaraan untuk mengetahui tingkat polutan udara. Polutan udara tersebut dihasilkan dari sisa pembakaran mesin kendaraan dan berbahaya bagi tubuh manusia. Dengan melakukan uji emisi  maka diharapkan kualitas udara di DKI Jakarta terjaga.

Untuk menghindari penilangan, Sobat Otobikes disarankan untuk melakukan pengujian emisi di berbagai lokasi, termasuk di bengkel resmi. Bila ternyata kendaraan gagal dalam uji emisi, segeralah melakuan perbaikan dan lakukan pengujian ulang.

Disarankan sebelum melakukan uji emisi, Sobat Otobikes melakukan perawatan rutin terlebih dahulu untuk memastikan kondisi kendaraan. Bila sudah sudah melakukan perawatan dan kondisi kendaraan dirasa sudah baik, barulah lakukan pengujian.

Patut diingat bahwa ada banyak hal yang mempengaruhi hasil dari uji emisi. Hal ini karena perlakukan pemilik terhadap kendaraan akan berbeda-beda mulai dari penggunaan bahan bakar hingga perilaku berkendara.

Setidaknya ada lima faktor yang sangat mempengaruhi uji emisi. Kelima faktor tersebut adalah usia kendaraan, jenis bahan bakar yang digunakan, kondisi mesin, rajin tidaknya melakukan servis rutin serta penggunaan catalytic converter.

Berita Terkait

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.