Home » Perbedaan Oli Mineral dan Sintetis

Perbedaan Oli Mineral dan Sintetis

by Tommy JP
Oli Mesin Motor

OTOBIKES – Oli atau pelumas merupakan salah bagian dalam ruang mesin yang memiliki peran penting. Fungsinya untuk melumasi dan mengurangi gesekan pada setiap komponen yang bergerak pada mesin.

Oli sendiri terbagi dari beberapa jenis yakni mineral dan sintetis. Keduanya memiliki perbedaan yang signifikan dan digunakan untuk jenis-jenis mesin yang berbeda pula.

Dikutip dari laman resmi Total Indonesia, oli sejatinya dibedakan menjadi tiga jenis yakni mineral, sintetis dan semi sintetis. Dengan menggunakan jenis pelumas yang tepat, maka performa mesin akan tetap optimal.

  • Oli Mineral

Oli mineral berasal dari penyulingan ekstrak minyak mentah yang bersumber dari pengolahan minyak bumi. Selama proses pembuatan, kotoran yang ada biasanya cukup tinggi dan hidrokarbonnya dihilangkan.

Oli mineral banyak digunakan pada model kendaraan lama yang masih dikembangkan dengan teknologi sederhana. Struktur molekul oli mineral mengalir lebih lambat dari oli sintetis mempengaruhi efisiensi bahan bakar.

Baca juga : AHM Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Ribuan Mahasiswa

Oli mineral juga perlu diganti lebih sering daripada oli sintetis. Pada umumnya pabrikan merekomendasikan siklus penggantian 5.000 kilometer.

  • Oli Sintetis

Oli sintetis semakin menjamur di pasaran, karena mampu memberikan performa kendaraan jadi lebih baik. Pelumas sintetis sudah melalui proses pencampuran atau penambahan zat kimia aditif dan biasanya lebih encer

Nah, karena itulah oli sintetis ini banyak digunakan pada kendaraan bermotor keluaran terbaru. Karena fungsinya dapat melindungi dari keausan, oksidasi, korosi, atau memberikan efek deterjen atau dispersan.

Keuntungan lainnya adalah viskositas lebih stabil, bahkan pada suhu tinggi (oli sintetis tidak mudah berubah bentuk). Selain itu sobat akan lebih jarang mengganti oli dan meminimalisir keausan komponen mesin.

  • Oli Semi Sintetis

Selain dua jenis oli di atas, masih ada jenis satu lagi yakni semi sintetis yang merupakan campuran dari keduanya. Karena merupakan gabungan dari dua jenis, maka harga jualnya akan lebih mahal dari mineral, namun masih di bawah sintetis.

Oli jenis ini merupakan pilihan menarik bagi Sobat yang kendaraannya tidak bisa menggunakan oli mineral, namun terasa berat menggunakan oli sintetis. Namun Sobat tetap harus melihat kembali rekomendasi pabrikan.

Berita Terkait

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.