Home » Perjalanan Karir Fabio Quartararo hingga Tangga Juara Dunia MotoGP 2021

Perjalanan Karir Fabio Quartararo hingga Tangga Juara Dunia MotoGP 2021

by Tommy JP
Fabio Quartararo

OTOBIKES – Fabio Quartararo menjelma menjadi sosok pembalap yang diperhitungkan setelah berhasil mengunci gelar juara dunia MotoGP 2021. Insiden yang dialami oleh saingan terdekatnya yakni Francesco Bagnaia di MotoGP Emilia Romagna, memberikan jalan mulus bagi Fabio.

Fabio menjadi juara dunia MotoGP 2021 dan semakin dikenal di seluruh penjuru bumi. Namun enam tahun lalu, tidak ada yang mengenalinya saat pertama kali diumumkan sebagai pembalap baru tim Moto3 CEV.

Berada di tim Estrella Galicia, sosok Fabio masih terlalu asing meskipun beberapa pihak menyebutnya The Next Marquez. Hal ini berkat dua musim penuh prestasi di kejuaraan FIM CEV pada 2013 dan 2014.

Meskipun berprestasi, namun karir Fabio tidak terlalu manis di Moto3 karena hanya bertengger di urutan 10 pada klasemen akhir. Namun modal tersebut membuatnya dilirik oleh tim Leopard Racing dan mengajaknya untuk bergabung di musim berikutnya.

Berada di tim Leopard Racing pada 2016, tidak serta merta membuatnya semakin bersinar. Ia bahkan sempat dikalahkan oleh rekan satu timnya yakni Joan Mir dan Andrea Locatelli.

Meskipun tanpa prestasi, namun Fabio berhasil membius para pemilik tim Moto2. Pebalap berjuluk El Diablo tersebut digandeng Pons Racing untuk berlaga di Moto2 pada 2017.

Pada musim pertamanya di Moto2, prestasi terbaiknya hanya finish keenam di Misano. Namun lagi-lagi pesona anak muda kelahiran Nice, Perancis ini berhasil membius banyak orang.

Pada 2018 Ia bergabung dengan tim Speed Up dan berhasil mencatak kemenangan pertamanya di Catalunya. Hingga akhir musim Ia seharusnya mencetak dua kemenangan, namun karena ban motornya dianggap menyalahi aturan satu prestasinya dianulir.

Baca Juga : Pembalap MotoGP Ancam Boikot COTA Jika Belum Diperbaiki

Bermodalkan satu kemenangan, Ia sudah mengantungi tiket untuk berlaga di MotoGP. Fabio dipinang oleh tim Petronas SRT dan disandingkan dengan Franco Morbidelli.

Berada di tim satelit Yamaha, Fabio menunjukan tajinya kepada semua orang yang memandang sebelah mata padanya. Berkat enam pole position, tujuh podium dan dua fastest lap, Fabio berhak menyandang titel Rookie of the Year 2019.

Tidak tanggung-tanggung, prestasinya yang gemilang pada 2019 bersama Petronas SRT, membuatnya bisa menggusur Valentino Rossi. Legenda balap MotoGP yang masih merasa bisa bersaing dengan para pembalap muda kala itu, terpaksa turun ke tim satelit demi Fabio yang tengah berkilau.

Namun pada musim balap 2020, Fabio seolah kehilangan arah. Ia dan pembalap tim Yamaha lainnya mengalami banyak masalah.

Fabio juga masih membuat kesalahan yang merugikan dirinya saat balapan. Sehingga Ia harus berkonsultasi dengan psikolog untuk membuat dirinya lebih tenang.

MotoGP 2021 menjadi salah satu momen kebangkitan sang pebalap. Fabio tampil sangat konsisten meskipun motornya tidak mengalami ubahan yang berarti dari musim lalu.

Ia juga berhasil mengalahkan tekanan yang datang dari tim Ducati. Ducati Desmosedici di tangan Bagnaia sangat superior dan sulit dikalahkan.

Namun pada akhirnya di MotoGP Emilia Romagna 2021, Fabio mengunci gelar juara dunia MotoGP 2021 dengan sisa dua seri lagi. Hingga saat ini tercatat Ia sudah mengantungi 5 kemenangan, 10 podium dan 5 pole position.

Berita Terkait

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.