Home » Ternyata! Brad Binder Telah Pelajari Perilaku Rival Sepanjang 2023

Ternyata! Brad Binder Telah Pelajari Perilaku Rival Sepanjang 2023

by Dikki Wahyu Afandi

OTO-BIKES.COM – Beberapa minggu jelang dimulainya lagi tes pramusim, motogp.com bertemu dengan Team Manager Red Bull KTM Factory Racing, Francesco Guidotti, untuk melihat ke depan apa yang mungkin dihasilkan oleh pabrikan Australia dalam musim baru ini.

“Tentu saja kami harus optimistis, kami harus percaya pada apa yang telah kami lakukan tahun lalu dan apa yang telah kami lakukan selama musim dingin,” ucap Guidotti saat KTM menuju 2024 usai musim 2023 membuahkan enam podium balapan Minggu, lima untuk Brad Binder, satu bagi Jack Miller. Juga kemenangan Tissot Sprint di Argentina dan Jerez berkat aksi menawan Binder.

Kendati itu musim yang kuat, terutama bagi Binder dengan sang pembalap Afrika Selatan kalim peringkat keempat klasemen akhir, ada sesuatu yang hilang dari catatan rekor KTM, yakni kemenangan Grand Prix. Pada beberapa kesempatan, Binder hampir saja naik podium tertinggi. Namun, karena satu dan lain hal, 25 poin yang sangat didambakan itu pun menjadi sia-sia.

“Tahun lalu luar biasa. Kami tidak bisa mengeluh, pertumbuhannya jelas, tapi kami ingin lebih. Targetnya selalu besar jadi kami berusaha meraihnya, berusaha mengejarnya,” kata Guidotti seiring persiapan KTM membidik titel Kejuaraan Dunia MotoGP™ untuk pertama kalinya.

“Ruang peningkatan tidak seperti dulu, ada langkah kecil yang harus dilakukan, tapi ini yang tersulit. Kami telah melihat betapa sulitnya hal ini, dan pabrikan lain juga berusaha untuk kembali menjadi yang teratas, sehingga jelas bahwa level teknologinya sangat tinggi dan level pembalapnya luar biasa.

“Setiap tahun makin sulit, setiap tahun kami berkata, ‘Tahun ini akan makin sulit’, dan kesulitan antara pembalap dan pabrikan selalu makin tipis. Jadi untuk memulihkan kesenjangan kecil adalah sebuah tantangan. Kami pikir kami siap untuk melakukan peningkatan terakhir ini, tetapi kami harus kembali ke jalur yang benar dan melihat apa yang terjadi,” papar Guidotti.

BACA JUGA :  Ada Motor Marc Marquez dan Fabio Quartararo di IIMS 2022

Tak dapat dipungkiri Ducati adalah pabrikan yang harus dikalahkan pada 2023. Hanya tiga balapan Minggu yang tidak dimenangi oleh pabrikan Borgo Panigale, ketika Honda dan Aprilia mengantongi kemenangan di Austin, Silverstone serta Catalunya lewat performa apik Alex Rins dan Aleix Espargaro (Aprilia Racing).

Walau begitu, KTM – dengan Binder sebagai penunggang – adalah ancaman paling umum bagi Ducati. Dan itulah mengapa, seperti yang dikatakan Guidotti, detail kecillah yang akan membuat perbedaan bagi KTM dalam mengejar gelar juara.

Binder sendiri akan memulai musim sebagai harapan utama KTM untuk merengkuh titel. Raihan finis P2 – ditambah pertarungan brilian di Buriram melawan Jorge Martin (Prima Pramac Racing) dan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) – nyaris membuat #33 raih kemenangan untuk kali pertama sejak kejayaannya di GP Austria 2021.

Berita Terkait

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.